Merawat Taji Yang Patah

Merawat Taji Yang Patah

Cara Merawat Taji Yang Patah Merawat Taji Yang Patah - Ayam Jago atau ayam adu membutuhkan perawatan extra untuk membentuk dan melatih agar ayam jago

Strategi Terbaik Dalam Permainan Judi Sabung Ayam S128
Tutorial Mencabut Bulu Ekor Ayam S128 Aduan Bangkok
Cara Merawat Ayam Aduan Bangkok Yang Usai Bertanding
Cara Melatih Petarung Tangguh Ayam S128
Tradisi Adat Sabung Ayam Bali Menjadi Kegiatan Perjudian

Cara Merawat Taji Yang Patah

Merawat Taji Yang Patah – Ayam Jago atau ayam adu membutuhkan perawatan extra untuk membentuk dan melatih agar ayam jago tidak terkalahkan. namun kadang kala memiliki ayam aduan memiliki resiko taji ayam patah. Tanpa taji ayam seperti harimau tanpa gigi. Namun bila itu terjadi tidak perlu kuatir, taji tersebut bisa ditumbuhkan kembali walaupun kualitasnya tidak seperti yang pertama

Cara Menumbuhkan Kembali Taji Yang Patah
Jalu patah Ketika Diadu
Taji Ayam mempunyai 2 lapisan. Lapisan luar taji adalah tulang, bersifat keras sedangkan bagian dalam lunak.Mulai Ayam kecil, taji Ayam terus mengalami pertumbuhan hingga yam dewasa. secara alami taji digunakan untuk memukul lawan atau memukul benda keras yang dirasa membahayakan Ayam. Jika taji patah maka bagian dalam akan mengering dan terkadang tidak bisa tumbuh lagi.

Bagaimana jika terjadi taji Ayam kesayangan patah, maka buatlah ramuan yang terdiri dari campuran serbuk tempurung dan madu.selanjutnya oleskan pada taji yang patah. patahan tidak akan mengering dan memungkinkan untuk tumbuh lagi.Taji Ayam sejenis dengan bulu landak juga sirip ikan. Secara normal tumbuh pada kaki bagian belakang diatas jari kecil Ayam yang menghadap kebelakang. Ada Ayam yang istimewa karena memiliki taji di 1 kaki.

Merawat Taji Sebagai Senjata
Perawatan taji yang bisa dilakukan adalah mengusapnya dengan kunyit,” kunyit dapat membuat taji padat, kuat dan halus, dengan pemberian kunyit warna taji semakin mantap , selain itu pemilik juga harus mampu merawatnya memakai amplas yang paling halus. Sebelum di amplas, taji tersebut dapat diruncingkan dengan silet atau pisau, bentuknya dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan, seperti taji lutus dengan ujung runcing atau taji melengkung dengan ujung runcing setelah itu baru diamplas pelan-pelan.

Pengamplasan juga harus dilakukan secara periodik, karena taji dapat tumbuh dan kondisinya kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, karena itu pengasahan taji harus selalu diperhatikan. Strategi yang juga harus diperhatikan dalam menghadapi Ayam petarung lain yang juga bertaji adalah harus dilakukan pengamatan bentuk taji, jika bentuk dan ukurannya sama kita tinggal mempertajam atau memperuncing taji.

Setelah Ayam dibandingkan dan sepadan dengan Ayam lawan, tidak langsung tinggal diam, menjelang sabung terlebih dahulu taji Ayam diasah dahulu dengan ampelas, untuk memastikan ketajamannya, baru setelah itu kakinya dibasuh dengan air dan dikeringkan dengan kain, jangan lupa juga harus memberinya makan segenggam nasi, sebagai syarat saja.